“Ya Allah, orang yang dadanya sesak karena kami, sungguh hati kami
lapang untuk mereka.” -Abu Hanifah-
“Aku menganggap maksiat sebagai kehinaan; kujauhi ia agar diriku
berkemuliaan; lalu jadilah ia kebiasaan.” -Abu Hanifah-
“Cara mudah menjatuhkan wibawamu adalah dengan memuji dirimu sendiri.”
-Malik ibn Anas-
“Renungkanlah; jika ucapan kita ini termasuk perbuatan, kita pasti akan
menyedikitkan kata-kata.” -Malik ibn Anas-
“Belumlah menjadi saudaramu; dia yang masih membuatmu harus berpura-pura.” -Asy Syafi’i-
“Belumlah menjadi saudaramu; dia yang masih membuatmu harus berpura-pura.” -Asy Syafi’i-
“Siapa yang jika kau senangkan memujimu dengan yang tak kau miliki;
kala marahnya juga akan menjelekkanmu dengan mengada-ada.” -Asy Syafi’i-
Siapa mendengar dengan telinga, kan menjadi tukang cerita. Siapa menyimak
dengan hati, kan menjadi Faqih yang ahli. -Asy Syafi’i-
Menasehati dengan kata-kata, bak muadzin yang merdu suaranya.
Menasehati dengan teladan mulia, kan jadi Imam dalam segala. -Asy Syafi’i-
“Lunakkanlah hatimu dengan hanya memasukkan yang halal ke dalam
perutmu.” -Ahmad ibn Hanbal-
“Jika bumi mengecil jadi seremah roti; lalu seorang muslim menyuapkan
itu pada saudaranya; ini bukanlah pemborosan.” -Ahmad ibn Hanbal-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar